
Eberechi Eze merayakan gol Crystal Palace ke gawang Tottenham Hotspur dalam laga Premier League 2024/2025. (c) John Walton/PA via AP
Bola.net – Crystal Palace berpeluang mencetak sejarah dengan meraih trofi utama pertama mereka. Final FA Cup melawan Manchester City menjadi panggung penentu, Sabtu (17/5/2025) malam WIB.
Kemenangan 2-0 atas Tottenham hanyalah awalan menjelang laga akbar di Wembley. Palace kini tampil percaya diri berkat performa impresif mereka dalam beberapa pekan terakhir.
Dalam 14 pertandingan terakhir, Palace mencatat delapan kemenangan dan hanya dua kekalahan. Tren positif ini menjadi modal berharga menuju partai final.
Advertisement
Sosok Eberechi Eze menjadi kunci permainan Palace. Gelandang serang ini tengah berada dalam performa terbaik sepanjang kariernya.
Eberechi Eze Tunjukkan Kualitas Kelas Atas
Selebrasi Eberechi Eze dalam laga Premier League antara Chelsea vs Crystal Palace, Minggu (1/9/2024). (c) AP Photo/Frank Augstein
Eze mencetak lima gol dalam empat laga terakhirnya. Dua gol ke gawang Tottenham menjadikannya mencetak gol di empat pertandingan beruntun untuk pertama kali sejak debutnya bersama QPR pada 2016.
Pemain berusia 26 tahun ini mencapai masa keemasan. Total 12 gol dan 12 assist musim ini menjadikannya musim paling produktif sepanjang kariernya.
Ia juga melampaui catatan terbaiknya di Championship, yakni 22 keterlibatan gol pada musim 2019/2020. Ini adalah musim kelimanya bersama Palace, dan kini ia menunjukkan kualitas yang selama ini diharapkan klub.
Perjalanan Eze sempat terhambat cedera Achilles serius pada akhir musim 2020/2021. Cedera itu membuatnya sulit menemukan ritme permainan setelah kembali merumput.
Konsistensi dan Ketersediaan Jadi Kunci
Eberechi Eze merayakan golnya ke gawang Liverpool bersama Tyrick Mitchell, Minggu (14/4/2024) (c) AP Photo/Jon Super
Musim 2021/2022, Eze hanya tampil dalam 17 laga dan hanya 10 sebagai starter. Namun sejak pulih total, ia menunjukkan ketangguhan dan konsistensi.
Eze bermain di seluruh laga Premier League musim berikutnya, termasuk 30 kali sebagai starter. Sejak cedera Achilles, ia hanya absen dalam 17 pertandingan dalam tiga musim terakhir.
Musim ini, Eze telah tampil dalam 38 laga sebagai starter dan dua kali sebagai pemain pengganti. Masih ada tiga pertandingan tersisa untuk menambah kontribusinya.
Ketersediaan itu memberi dampak besar bagi permainan Palace. Semua potensi yang dulu terlihat di Championship kini terasa di Premier League.
Statistik Mengesankan di Lapangan
Victor Lindelof menjaga Eberechi Eze di laga Manchester United vs Crystal Palace, Sabtu (30/9/2023) (c) AP Photo/Jon Super
Eze aktif terlibat dalam serangan Palace. Ia memimpin dalam jumlah rangkaian serangan yang berakhir tembakan, unggul jauh dari rekan-rekannya.
Hanya beberapa pemain seperti Bukayo Saka, Cole Palmer, Mohamed Salah, dan Bruno Fernandes yang mencatat rata-rata kontribusi tembakan dan peluang per 90 menit lebih tinggi. Rata-rata Eze mencapai 5,6 per laga.
Ia juga berani melepaskan tembakan dari jarak jauh, dengan rata-rata 3,6 per pertandingan. Dari luar kotak penalti, ia mencetak 11 gol, hanya kalah dari tiga pemain lain di liga.
Meski kadang terlalu ambisius, kontribusinya kini lebih bervariasi. Ia makin sering muncul di kotak penalti, mencetak gol dari peluang besar seperti saat lawan Tottenham dan Manchester City.
Siap Tampil Besar di Final
Selebrasi gelandang Crysal Palace, Eberechi Eze di laga pramusim 2023. (c) Twitter/CPFC
Eze tampil luar biasa dalam laga-laga besar. Ia mencetak gol ke gawang tim papan atas seperti Manchester City, Arsenal, dan Aston Villa.
Dalam semifinal FA Cup, ia mencetak gol pembuka melawan Villa di Wembley. Pada laga melawan City sebelumnya, ia juga sempat mencetak gol ketiga yang dianulir karena offside.
Ia menyambut peran sebagai tumpuan tim dengan percaya diri. “Kami tahu apa artinya bagi klub dan suporter. Kami akan memberikan segalanya,” ujar Eze.
Palace sempat menahan imbang City 2-2 di Selhurst Park musim ini. Jika kejutan terjadi di final, Eze hampir pasti menjadi aktor utamanya.
Masa Depan Eze Disorot
Pemain Crystal Palace, Eberechi Eze (c) AP Photo
Setelah final FA Cup, masa depan Eze kemungkinan jadi sorotan. Ia masih punya dua tahun kontrak, tapi performanya membuka jalan menuju klub besar.
Banyak tim top Inggris mulai meliriknya. Eze dianggap layak bermain di level Liga Champions.
Ia menunjukkan konsistensi dan kualitas dalam menyerang. Wajar jika Palace bersiap menghadapi spekulasi transfer sang bintang.
Eze jelas pantas tampil di level tertinggi. Jika ingin melangkah lebih jauh, musim panas ini bisa jadi titik awal perubahan besar dalam kariernya.
Sumber: Opta
Jadwal FA Cup
Trofi FA Cup atau Piala FA. (c) AP Photo/Jon Super
Crystal Palace vs Manchester City
Wembley, London
Sabtu, 17 Mei 2025
22:30 WIB
Siaran langsung: beIN Sports 3
Live streaming: Vidio
Link streaming: Klik tautan ini